Powered By Blogger

Wednesday, December 26, 2012

Tulisan 6 Semester 5 

Nama   : Hady
Npm     : 49210031
Kelas    : 3DA03




Tugas     : Sistem Informasi Akuntansi
Soal:
1.      Apa yang dimaksud dengan pengendalian internal?
2.      Berikan Penjelasan atau Pemahaman tentang model pengendalian internal COSO?
3.      Sebutkan Tujuan model Pengendalian Internal COSO?
4.      Sebutkan lima komponen dari model pengendalian COSO?
5.      Sebutkan ancaman dari SIA dan apakah ada dasar hukumnya?
Jawab:
1.      Pengendalian internal adalah semua rencana organisasional, metode, dan pengukuran yang dipilih oleh suatu kegiatan usaha untuk mengamankan harta kekayaannya, mengecek keakuratan dan keandalan data akuntansi usaha tersebut, meningkatkan efisiensi operasional, dan mendukung dipatuhinya kebijakan manajerial yang telah ditetapkan.
2.      COSO (the Committe of Sponsoring Organizations) adalah sekelompok swasta yang terdiri dari American Accounting Associations, the AICPA, the Institute of Internal Auditors, the Institute of Management Accountants, dan the Financial Executives Institute. Pada tahun 1992, COSO mengembangkan satu definisi pengendalian internal dan memberi arahan dalam mengevaluasi sistem pengendalian internal. COSO mendefinisikan pengendalian internal sebagai proses yang diimplementasikan oleh dewan direksi, manajemen, serta seluruh staf dan karyawan dibawah arahan mereka dengan tujuan untuk memberikan jaminan yang memadai atas tercapainya tujuan pengendalian.
3.      Tujuan model Pengendalian Internal COSO:
a.       Efektivitas dan efisiensi operasi
b.      Realiabilitas pelaporan keuangan
c.       Kesesuaian dengan aturan dan regulasi yang ada
4.      Lima komponen dalam model pengendalian COSO adalah:
a.       Lingkungan pengendalian
b.      Aktivitas pengendalian
c.       Penaksiran risiko
d.      Informasi dan komunikasi
e.       Pengawasan


5.      Ancaman-ancaman atas SIA:
• Salah satu ancaman yang dihadapi perusahaan adalah
kehancuran karena bencana alam dan politik seperti
kebakaran, panas yang berlebihan, banjir, gempa
bumi,badai angin, dan perang
• Ancaman kedua bagi perusahaan adalah kesalahan
pada software dan tidak berfungsinya peralatan seperti
kegagalan hardware atau terdapat kerusakan pada
software,kegagalan sistem operasi, gangguan dan
fluktuasi listrik serta kesalahan pengiriman data yang tidak terdeteksi
• Ancaman ketiga yaitu tindakan yang tidak disengaja,
seperti kesalahan atau penghapusan karena
ketidaktahuan atau karena kecelakaan semata
• Ancaman keempat yang dihadapi perusahaan adalah
tindakan disengaja yang biasanya disebut sebagai
kejahatan komputer. Ancaman ini berbentuk
sabotase,penipuan komputer,ketidaklayakan
penggunaan atas aset oleh pegawai

Dasar hukum atas ancaman-ancaman SIA:
            Undang-Undang No. 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi, yang baru
            mulai berlaku tanggal 8 September 2000, mengatur beberapa hal yang berkenaan
            dengan kerahasiaan informasi, antara lain Pasal 22 yang menyatakan bahwa setiap
            orang dilarang melakukan perbuatan tanpa hak, tidak sah, atau memanipulasi (a)
            akses ke jaringan telekomunikasi; dan atau (b) akses ke jasa telekomunikasi; dan
            atau (c) akses ke jaringan telekomunikasi khusus. Bagi pelanggar ketentuan
            tersebut diancam pidana penjara maksimal 6 tahun dan/atau denda maksimal
            Rp.600 juta.

             Kemudian Pasal 40 menyatakan bahwa setiap orang dilarang melakukan
             penyadapan atas informasi yang disalurkan melalui jaringan telekomunikasi dalam
             bentuk apapun. Bagi yang melanggar ketentuan tersebut diancam pidana penjara
            maksimal 15 tahun penjara. UU Telekomunikasi juga mengatur kewajiban
            penyelenggara jasa telekomunikasi untuk merahasiakan informasi yang dikirim dan
            atau diterima oleh pelanggan jasa telekomunikasi melalui jaringan telekomunikasi
            dan atau jasa telekomunikasi yang diselenggarakannya (Pasal 42 ayat 1). Bagi
            penyelenggara yang melanggar kewajiban tersebut diancam pidana penjara
            maksimal 2 tahun dan/atau denda maksimal Rp. 200 juta.









Tulisan 5 Semester 5
Nama     : Hady
Npm       : 49210031
Kelas     : 3DA03


ditulisan kelima ini saya akan membahas mengenai materi sitem informasi akuntansi yang sebelumnya sudah pernah dibahas dikelas oleh dosen saya dan saya mencoba untuk merangkumnya menjadi lebih rinci.

1. Sitem Informasi Akuntansi adalah suatu rangkaian yang saling berhubungan satu sama lain untuk menginformasikan laporan keuangan yang bermanfaat untuk mengambil keputusan.

2. Cara pengambilan keputusan Sistem Informasi Akuntansi:
    1. identifikasi masalah
    2. pemilihan metode pemecahan masalah
    3. mengumpulkan data yang dibutuhkan untuk melaksanakan model keputusan tersebut
    4. mengimplementasikan model tersebut
    5. mengevaluasi sisi positif dari tiap alternatif yang ada
    6. melaksanakan solusi terpilih

3. Aspek-aspek keamanan komputer
    1. Privacy
    2. Confidentality
    3. Integrity
    4. Autentication
    5. Availability

4. Tujuan siklus pendapatan:
    1. barang yang dibeli adalah yang dibutuhkan perusahaan
    2. barang yang diterima sesuai dengan pesanan dan dalam kondisi baik
    3. melindungi barang sampai dengan saat digunakan
    4. faktur pembelian barang/jasa sudah benar dan sah

5. Jenis-jenis peralatan input:
    1. Keyboard
    2. Mouse
    3. Scanner
    4. Camera digital
    5. Joystick
    6. Touchscreen
    7. Microfon
    8. Touchpad

6. Siklus produksi adalah kejadian-kejadian yang berkaitan dengan pengubahan sumberdaya menjadi barang dan jasa.
Aktivitas siklus produksi meliputi:
- Perancangan produk
- Perencanaan dan penjadwalan
- Operasi produksi
- Sistem akuntansi biaya

7. - Software adalah kumpulan data elektronik yang berupa beberapa perintah yang dieksekusi oleh mesin komputer dalam menjalankan pekerjaanya.
    - Hardware adalah komputer pribadi (PC) dalam bentuk dekstop atau menara kotak yang terdiri dari bagian: RAM, ROM, CPU, power supply.

8. Siklus keuangan terdiri dari:
   - Jurnal pemasukkan
   - jurnal buku besar
   - Neraca
   - Laporan L/R

9. Pengendalian internal adalah semua rencana organisasional, metode, pengukuran yang dipilh oleh suatu kegiatan usaha  untuk mengamankan hara kekayaanya, mengecek keakuratannya dan keandalan data akuntansi usaha tersebut, meningkatkan efisiensi operasional, dan mendukung dipatuhinya kebijakan manjaerial yang telah ditetapkan.

10. Kelemahan jaringan komputer:
     - biaya operasional relatif mahal
     - diperlukan adanya satu komputer khusus yang berkemampuan besar lebih untuk ditugaskan sebagai server
     - kelangsungan jaringan sangat tergantung oleh server
   
     Kelebihan jaringan komputer:
     - Kecepatan akses lebih tinggi karena penyediaan fasilitas jaringan dan pengelolaannya dilakukan secara khusus oleh satu komputer ( server ).
     - sistem keamanan dan administrasi jaringan lebih baik
     - sistem backup data lebih baik, karena pada jaringan client server backup dilakukan terpusat diserver

11. Teknik-teknik sistem auditing:
     - evaluasi pengendalian internal
     - pengujian internal
     - pengujian kepatuhan
     - kertas kerja

12. 5 fungsi utama dalam departemen sistem informasi:
     1. fungsi analisis sistem tugasnya bertanggung jawab mengidentifikasi masalah dan proyek untuk mendesain sistem yang dapat menyelesaikan masalah tersebut.
     2. fungsi pemrograman tugasnya bertanggung jawab untuk mendesain membuat kode, menguji yang diperlukan untuk mengimplementasikan sistem yang telah dirancang oleh anlaisis.
     3. fungsi operasi bertanggung jawab menyiapkan data, mengoperasikan peralatan, dan memelihara sistem.
    4. fungsi tekhnikal sport bertanggung jawab dengan sistem operasi perangkat lunak, desain data base pengendalian data dan teknologi komunikasi.
    5. fungsi user sport bertugas melayani pengguna, serupa dengan teknikal sport yang bertugas melayani personal didepartemen sistem informasi.

Wednesday, December 19, 2012

Tulisan 4 Softkill Semester 5

Nama     : Hady
Npm      : 49210031
Kelas     : 3DA03

Ditulisan keempat saya ini, saya akan membahas mengenai materi Akuntansi Sektor Publik. materi ini sebelumnya pernah dijelaskan oleh dosen saya dikelas, tapi saya mencoba merangkum materi ini menjadi lebih rinci.


1. Pengertian akuntansi sektor publik menurut Indra Bastian (2001:6) adalah sebagai berikut:
"Mekanisme teknik dan analisis yang diterapkan pada pengelolaan dana masyarakat di lembaga-lembaga tinggi negara dan departemen-departemen dibawahnya, pemerintahan daerah, BUMN, BUMD, LSM, dan yayasan sosial, maupun pada proyek-proyek kerjasama sektor publik dan swasta".

2. Komponen lingkungan yang mempengaruhi organisasi sektor publik menurut Mardiasmo (2002:3) adalah:
   
    1. Faktor ekonomi
    2. Faktor politik
    3. Faktor kultural
    4. Faktor demografi

Faktor-faktor tersebut dijelaskan sebagai berikut:

1. Faktor ekonomi
    Faktor ekonomi yang mempengaruhi organisasi sektor publik antara lain:
  • Pertumbuhan ekonomi
  •  Tingkat inflasi
  • Pertumbuhan pendapatan per kapital (GNP/GDP)
  • Struktur produksi
  • Tenaga kerja
  • Arus modal dalam negeri
  • Cadangan devisa
  • Nilai tukar mata uang
  • Utang dan bantuan luar negeri
  • Infrastruktur
  • Teknologi
  • Kemiskinan dan kesenjangan ekonomi
  • Sektor informal
2. Faktor politik
    Faktor politik yang mempengaruhi sektor publik antara lain:
  • Hubungan Negara dan masyarakat
  • Legitimasi pemerintah
  • Tipe rezim yang berkuasa
  • Ideologi negara
  • Elit politik dan massa
  • Jaringan internasional
  • Kelembagaan
 3. Faktor kultural
     Faktor kultural yang mempengaruhi sektor publik antara lain:
  • Keragaman suku, ras, agama, bahasa, dan budaya
  • Sistem nilai dimasyarakat
  • Historis
  • Sosiologi masyarakat
  • Karektiristik masyarakat
  • Tingkat pendidikan
4. Faktor demografi
    Faktor demografi yang mempengaruhi sektor publik antara lain:
  • Pertumbuhan penduduk
  • Struktur usia penduduk
  • Migrasi
  • Tingkat kesehatan

3.  Asas Universalitas/kelengkapan mengharuskan agar setiap transaksi keuangan ditampilkan secara utuh menyeluruh dalam dokumen anggaran.
Pasal 14 UU 1/2004:
(2) Menteri/pimpinan lembaga menyusun dokumen pelaksanaan anggaran untuk kementrian negara/lembaga yang dipimpinnya berdasarkan alokasi anggaran yang ditetapkan oleh presiden.
(3) Di dalam dokumen pelaksanaan anggaran, sebagaimana dimaksud pada ayat(2), diuraikan sasaran yang hendak dicapai,fungsi,program dan rincian kegiatan, anggaran yang disediakan untuk mencapai sasaran tersebut, dan rencana penarikan dana tiap-tiap satuan kerja, serta pendapatan yang diperkirakan.
(4) Pada dokumen pelaksanaan anggaran sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dilampirkan rencana kerja dan anggaran Badan Layanan Umum dalam lingkungan kementrian negara yang bersangkutan.

4. Maksud dan tujuan penganggaran berbasis kinerja:
  • Mengutamakan upaya pencapaian hasil kerja (output) dan dampak (outcome) atas lokasi belanja (input) yang ditetapkan;
  • Disusun berdasarkan sasaran tertentu yang hendak dicapai dalam satu tahun anggaran;
  • Program dan kegiatan disusun berdasarkan renstra/tupoksi Kementrian Negara/Lembaga;
  • Pencapain pelaksanaan anggaran dapat diukur efisiensi, efektivitas dan aspek ekonomi.

5.  Ciri-ciri Anggaran Tradisional
     Terdapat dua ciri utama dalam pendekatan ini, yaitu:
  • cara penyusunan anggaran yang didasarkan atas pendekatan incrementalism dan;
  • struktur dan susunan anggaran yang bersifat line-item.

6. Anggaran dengan pendekatan New Public Management (NPM) adalah anggaran yang berorientasi pada kinerja yang terdiri dari:
  • Planning Programming and Budgeting System (PPBS)
  • Zero Based Budgeting (ZBB)
  • Performance Budgeting

Saturday, December 8, 2012

Tulisan 3 Softkill Semester 5

Nama     : Hady
Npm      : 49210031
Kelas     : 3DA03

di tulisan ketiga ini, saya akan membahas  mengenai permainan anak-anak kecil zaman dulu yang hampir terlupakan oleh anak-anak kecil zaman sekarang karena perubahan zaman yang begitu drastis. untuk itu saya akan mencoba mengingatkan pada kalian semua yang pernah mencoba atau memainkan permainan zaman dulu yang begitu mengasyikkan dibandingkan permainan anak-anak kecil zaman sekarang.


1. Petak Umpet 
Petak umpet adalah sejenis permainan yang bisa dimainkan oleh minimal 2 orang, namun jika semakin banyak akan semakin seru.





2. Ular Naga
Ular Naga adalah satu permainan berkelompok yang biasa dimainkan di luar rumah di waktu sore dan malam hari. Tempat bermainnya di tanah lapang atau halaman rumah yang agak luas. Lebih menarik apabila dimainkan di bawah cahaya rembulan. Pemainnya biasanya sekitar 5-10 orang, bisa juga lebih, anak-anak umur 5-12 tahun (TK - SD).
 

3. Galah Asin
Permainan ini adalah sebuah permainan grup yang terdiri dari dua grup, di mana masing-masing tim terdiri dari 3 - 5 orang. Inti permainannya adalah menghadang lawan agar tidak bisa lolos melewati garis ke baris terakhir secara bolak-balik, dan untuk meraih kemenangan seluruh anggota grup harus secara lengkap melakukan proses bolak-balik dalam area lapangan yang telah ditentukan.
 

4. Benteng 
Benteng adalah permainan yang dimainkan oleh dua grup, masing-masing terdiri dari 4 sampai dengan 8 orang. Masing-masing grup memilih suatu tempat sebagai markas, biasanya sebuah tiang, batu atau pilar sebagai 'benteng'.
 

5. Boy-boyan (boi-boian)
Permainan ini dikenal juga dengan nama Pecah Piring, Gebokan, dalam permainannya membutuhkan dua benda penting. Bola dan pecahan genteng atau yang sederajat untuk disusun keatas sehingga berbentuk menara. 

6. Engkek-Engkek (Engklek)
Sekelompok anak secara bergantian melemparkan gacuk pada gambar kotak-kotak di atas tanah, kemudian melompat-lompat dengan satu kaki mengelilingi kotak-kotak yang ada, dan berupaya secara sungguh-sungguh untuk memiliki kotak sebanyak-banyaknya. Barang siapa memiliki kotak paling banyak, maka dialah yang akan memenangkan permainan.
 

7. Pletokan 
Pletokan dibuat dari bambu, panjang 30 cm dengan diameter 1-1/2 cm. Bambu dipilih yang kuat dan tua supaya tidak cepat pecah. Bambu dibagi dua. Untuk penyodok, bambu diraut bundar sesuai dengan lingkaran laras dan bagian pangkal dibuat pegangan sekitar 10 cm. Potongan bambu yang lain, ujungnya ditambahkan daun pandan atau daun kelapa yang dililit membentuk kerucut supaya suaranya lebih nyaring. Peluru dibuat dari kertas yang dibasahkan, kembang, atau pentil jambu air. Peluru dimasukkan ke lubang laras sampai padat lalu disodok.


8. Gasing
Gasing / Gangsing / Panggal adalah mainan yang bisa berputar pada poros dan berkesetimbangan pada suatu titik. Gasing merupakan mainan tertua yang ditemukan di berbagai situs arkeologi dan masih bisa dikenali.
 

9.  Kelereng
Permainan Gundu atau Klereng bisa di mainkan di mana saja, tanpa ada lapangan yang khusus, tapi  ada beberapa gaya dalam permainan ini antara lain :
1.    Poces
2.    Lubang
 

10. Kasti 
Kasti atau Gebokan merupakan sejenis olahraga bola. Permainan yang dilakukan 2 kelompok ini menggunakan bola tenis sebagai alat untuk menembak lawan dan tumpukan batu untuk disusun. Siapapun yang berhasil menumpuk batu tersebut dengan cepat tanpa terkena pukulan bola adalah kelompok yang memenangkan permainan.

itulah kesepuluh permainan anak-anak kecil zaman dulu yang hampir terlupakan karena perubahan zaman. maka dari itu agar permainan anak-anak kecil zaman dulu ini tidak terlupakan oleh anak-anak kecil zaman sekarang, mari kita coba mengajak mereka menegenali  permainan anak-anak kecil zaman dulu. semoga anak-anak kecil zaman sekarang ingin mencoba permainan anak-anak kecil zaman dulu yang begitu mengasyikkan.
 













Tulisan 2 Softkill Semester 5

Nama     : Hady
Npm       : 49210031
Kelas     : 3DA03

di tulisan kedua ini, saya akan menulis negara mana saja yang memakai lambang bulan sabit di setiap benderanya. kalian semua pasti tidak tahu kan mengenai negara mana saja yang memakai lambang bulan sabit di setiap benderanya, untuk itu saya akan coba sebutkan satu persatu.

1. yang pertama ada  Bendera Negara Aljazair

2. yang kedua ada Bendera Negara Angola 
 

3. yang ketiga ada Bendera Negara  Azerbaijan
 

4. yang keempat ada Bendera Negara Komoro

5. yang kelima ada Benera Negara Malaysia

6. yang keenam ada Bendera Negara Mauritina
 
 
7. yang ketujuh ada Bendera Negara Pakistan
 
 8. yang kedelepan ada Bendera Negara Singapura
9. yang kesembilan ada Bendera Negara Turki
10. yang kesepuluh ada Bendera Negara Turkmenistan
11. yang kesebelas ada Bendera Negara Uzbekistan
 

Itulah kesebelas negara yang saya tahu mengenai negara yang mempunyai lambang bulan sabit disetiap benderanya, semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan kita.

Friday, November 16, 2012

Tugas 3 Softkill Semester 5

Nama   : Hady
Npm     : 49210031
Kelas   : 3DA03

Di dalam tugas ketiga softkill sistem informasi manajemen kali ini saya mendapatkan materi mengenai artikel, Evolusi sistem informasi berbasis komputer dari CBIS.

PENDAHULUAN 

Dalam beberapa hal tiap subsistem CBIS identik dengan organisme hidup yakni lahir, tumbuh, matang, berfungsi dan mati. Proses evolusi tersebut dinamakan siklus hidup sistem (system life cycle – SLC).
Pengembangan CBIS mengikuti system life cycle, yang terdiri dari :
Siklus hidup suatu sistem bisa berlangsung beberapa bulan ataupun beberapa tahun (dalam satuan bulan atau tahun). Penentu lama dan yang bertanggung jawab atas SLC berulang ialah pemakai CBIS.
Walau banyak orang mungkin menyumbangkan keahlian khusus mereka untuk pengembangan sistem berbasis komputer, pemakailah yang bertanggung jawab atas siklus hidup sistem. Tanggung jawab untuk mengelola CBIS ditugaskan pada manajer.
Seiiring berkembangnya CBIS, manajer merencanakan siklus hidup dan mengatur para spesialis informasi yang terlibat. Setelah penerapan, manajer mengendalikan CBIS untuk memastikan bahwa sistem tersebut terus menyediakan dukungan yang diharapkan. Tanggung jawab keseluruhan manajer dan dukungan tahap demi tahap yang diberikan oleh spesialis informasi.
Ketika manajer memilih untuk memanfaatkan dukungan para spesialis informasi, kedua pihak bekerjasama untuk mengidentifikasi dan mendefinisikan masalah, mengidentifikasi dan mengevaluasi solusi alternative, memilih solusi terbaik, merakit perangkat keras dan perangkat lunak yang sesuai, membuat basis data, dan menjaga kemutakhiran sistem.


PEMBAHASAN 

Evolusi Sim berdasarkan CBIS (computer based information system)
Sistem Informasi Berbasis Komputer atau Computer Based Information System (CBIS) merupakan sistem pengolahan suatu data menjadi sebuah informasi yang berkualitas dan dapat dipergunakan sebagai alat bantu yang mendukung pengambilan keputusan, koordinasi dan kendali serta visualisasi dan analisis. Berikut beberapa istilah yang digunakan dalam CBIS :

• Berbasis Komputer
Sistem Informasi “berbasis komputer” mengandung arti : komputer memiliki peranan penting dalam sebuah sistem informasi. Secara teori, sebuah Sistem Informasi tidak harus menggunakan komputer dalam kegiatannya. Tetapi pada prakteknya tidak mungkin sistem informasi dapat berjalan dengan baik tanpa komputer. Sistem Informasi yang akurat dan efektif, dalam kenyataannya selalu berhubungan dengan istilah “computer-based” atau pengolahan informasi yang berbasis pada komputer.

• Sistem Informasi
Sistem Informasi merupakan sistem pembangkit informasi. Sistem informasi akan mampu menyediakan informasi yang berkualitas, tepat, cepat dan akurat sesuai dengan manajemen yang membutuhkannya.

• Sistem
Sistem merupakan entitas, baik abstrak maupun nyata, terdiri dari beberapa komponen yang saling terkait satu sama lain. Objek yang tidak memiliki kaitan dengan unsur-unsur dari sebuah sistem bukanlah komponen dari sistem tersebut.

• Informasi
Informasi merupakan hasil dari pengolahan data menjadi bentuk yang lebih berguna bagi yang menerimanya yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian nyata dan dapat digunakan sebagai alat bantu untuk pengambilan suatu keputusan.
 

• Data
Data merupakan deskripsi dari sesuatu dan kejadian yang kita hadapi. Jadi, data merupakan kenyataan yang menggambarkan suatu kejadian dan merupakan kesatuan nyata yang nantinya akan digunakan sebagai bahan dasar suatu informasi.
Era Globalisasi dan Tingginya Tingkat Kompetisi

Beberapa strategi yang dapat dilakukan setiap perusahaan untuk dapat memenangkan kompetisi yang dilakukan di era yang penuh gejolak ini.
1. Penguasaan teknologi untuk menghasilkan produk barang maupun jasa.
2. Peningkatan kualitas sumber daya manusia.
3. Marketplace yang tepat.
4. Terbentuknya sistem informasi yang akurat untuk membantu setiap pengambilan keputusan.

Sub Sistem dari Sistem Informasi Berbasis Komputer
Sub sistem dari CBIS :
1. Sistem Informasi Akuntansi
2. Sistem Informasi Manajemen
3. Sistem Pendukung Keputusan
4. Automasi Kantor (Virtual Office)
5. Sistem Pakar


Saat ini sistem informasi merupakan isu yang paling penting dalam pengendalian manajemen. Karena tujuan dari pengendalian manajemen adalah untuk membantu manajemen dalam mengkoordinasi dan mengarahkan bagian-bagian tersebut untuk mencapai tujuan perusahaan.
Tentu saja dalam dua proses tersebut diperlukan satu sistem agar proses koordinasi dan pengarahan dapat berjalan secara efektif sehingga tujuan perusahaan dapat tercapai. Manfaat utama dari perkembangan sistem informasi :
• penghematan waktu (time saving)
• penghematan biaya (cost saving)
• peningkatan efektivitas (effectiveness)
• pengembangan teknologi (technology development)
• pengembangan personel akuntansi (accounting staff development).


Sistem Informasi Manajemen merupakan sistem pembangkit informasi. Dengan integrasi yang dimiliki antar sub-sistemnya, sistem informasi manajemen akan mampu menyediakan informasi yang berkualitas, tepat, cepat dan akurat sesuai dengan manajemen yang membutuhkannya.
Sistem informasi dikembangkan untuk tujuan yang berbeda-beda, tergantung pada kebutuhan bisnis. Skema Sistem Informasi Berbasis Komputer di organisasi,dapat dibagi menjadi beberapa bagian:


1. Sistem Pemrosesan Transaksi (Transaction Processing Systems).
2. Sistem Otomastisasi Kantor (Office Automation Systems) dan Sistem Kerja Pengetahuan (Knowledge Work Systems)
3. Sistem Informasi Manajemen (Management Information System) tidak menggantikan Sistem Pemrosesan Transaksi (Transaction Processing Systems),
4. Sistem Pendukung Keputusan (Decision Support Systems)
5. Sistem Informasi Manajemen (Management Information System). 5.Sistem Informasi Manajemen (Management Information System).
6. Sistem Ahli (Expert System) dan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelegent)
7. Sistem Pendukung Keputusan Kelompok (Group Decision Support Systems) dan Sistem Kerja Kolaborasi Dukungan Komputer (Computer-Support Collaborative Work Systems).
8. Sistem Pendukung Eksekutif (Executive Support Systems).


Dalam perjalannya Sistem Informasi Manajemen tidak serta merta langsung menjadi sebuah sistem yang seperti kita rasakan saat ini melainkan ada tahapan-tahapan perkembangan dari sistem yang terfokus untuk menghimpun,menyimpan dan memproses data saja sampai terciptanya sistem yang mengelola data tersebut menjadi sebuah informasi dan dari informasi tersebut terciptalah sistem pendukung keputusan berikut perinciannya :


1. Fokus awal pada data
Focus utama sistem ini adalah pada data transaksi.sistem informasi ini digunakan untuk menghimpun , menyimpan dan memproses data transaksi serta sering kali mengendalikan keputusan yang merupakan bagian dari transasksi.


2. Fokus baru pada informasi
Manajemen Informasi perusahaan akan mudah mendapatkan Informasi yang akurat dan tepat guna mendukung dalam pengambilan keputusan dalam perusahaan tersebut.


3. Fokus revisi pada pendukung keputusan.
Sistem pendukung keputusan (Decision support system) adalah sistem informasi interaktif yang menyediakan informasi, pemodelan dan pemanipulasian data yang digunakan untuk membantu pengambilan keputusan pada situasi yang tidak terstruktur di mana tak seorangpun tahu secara pasti bagaimana seharusnya dibuat


4. Fokus pada Komunikasi
Pada waktu DSS berkembang , perhatian juga difokuskan pada otomatisasi kantor (office automation/OA) OA memudahkan komunikasi dan meningkatkan produktivitas diantara para manajer dan pekerja kantor melalui penggunaan alat elektronik.


5. Fokus potensial pada konsultasi
Komputer dapat diprogram untuk melaksanakan sebagian penalaran logis yang sama seperti manusia, suatu aplikasi yang dinamakan kecerdasan buatan (artificial intelligence) atau biasa disebut dengan sistem pendukung kecerdasan.



                                                     KESIMPULAN

Sistem informasi yang berbasiskan komputer (CBIS) dapat digunakan sebagai sistem pendukung saat penerapan / pengaplikasian pendekatan sistem. Sebuah sub-sistem CBIS, seperti sistem pendukung keputusan, sistem ahli, atau aplikasi otomatisasi perkantoran, dapat memberikan dukungan untuk pemisahan keputusan.
Evolusi dari Computer Based Information System : Pengembangan CBIS mengikuti system life cycle, yang    terdiri dari : Siklus hidup suatu sistem bisa berlangsung beberapa bulan ataupun beberapa tahun (dalam satuan bulan atau tahun). Penentu lama dan yang bertanggung jawab atas SLC berulang ialah pemakai CBIS.



Referensi:
  •  http://adit-pamungkas.blogspot.com/2010/10/tugas-sistem-informasi-akutansi-evolusi.html
  •  http://nitaanggra.blogspot.com/2010/10/evolusi-sim-berdasarkan-cbis.html
  •  http://samruddin.blogspot.com/2010/10/evolusi-cbis.html